Santan Kelapa Pengganti Pengganti Susu Sapi Yang Lebih Sehat Tanpa Laktosa

Jakarta, NVN — Coconut milk adalah susu nabati yang terbuat dari perasan kelapa. Meski pembuatannya sama seperti santan, ada beberapa produk coconut milk yang diperkaya nutrisi tambahan sehingga menghasilkan tekstur, rasa, dan manfaat yang lebih besar.

Susu nabati (plant-based milk) biasanya menjadi alternatif bagi orang yang menjalani pola makan vegan maupun memiliki alergi susu sapi atau intoleransi laktosa. Selain oat milk dan almond milk, salah satu susu nabati yang juga populer adalah coconut milk.

Berbeda dari susu nabati lain yang bisa dikonsumsi langsung, coconut milk lebih umum dijadikan sebagai campuran dalam berbagai olahan, seperti aneka kue tradisional, opor, gulai, atau sayur lodeh, untuk menambah rasa gurih dan memberi tekstur lembut. 

Pengertian Coconut Milk

Seperti telah disebutkan, coconut milk terbuat dari perasan kelapa. Nah, banyak orang yang mungkin masih bingung antara coconut milk dan santan kelapa. Pembuatan coconut milk dan santan kelapa pada prinsipnya sama, yaitu dihasilkan dari daging kelapa parut yang diperas. Perbedaan di antara keduanya tergantung pada proporsi air yang dimasukkan dalam air perasan kelapa tersebut.

Dari segi tekstur, santan yang dikenal di kalangan masyarakat umumnya sedikit lebih kental dan memiliki aroma kelapa yang kuat. Sementara itu, coconut milk lebih encer dan konsistensinya mirip seperti susu sapi.

Beberapa produk coconut milk yang dijual di pasaran juga bisa mengandung tambahan nutrisi, seperti kalium, magnesium, zat besi, dan kalsium. Rasa yang dihasilkan pun bisa lebih manis daripada santan kelapa yang diperas sendiri.

Kandungan Nutrisi Coconut Milk

Satu sendok makan atau sekitar 15 gram coconut milk mengandung hampir 30 kalori dan berbagai nutrisi, seperti:

  • 3 gram lemak
  • 0,5 gram karbohidrat
  • 0,3 gram protein
  • 2 miligram natrium
  • 7 miligram magnesium

Ada berbagai macam produk coconut milk yang tersedia di pasaran, seperti santan kalengan, santan bubuk, atau minuman santan. Masing-masing produk tersebut memiliki nilai nutrisi yang berbeda-beda. Beberapa produk coconut milk diperkaya dengan tambahan nutrisi, seperti vitamin A, vitamin B12, dan vitamin D2.

Coconut Milk dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Memasukkan coconut milk ke berbagai hidangan makanan dan minuman dapat menambah nutrisi dan memberikan manfaat bagi tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat coconut milk bagi tubuh:

1. Menambah nafsu makan

Coconut milk yang terasa gurih dan sedikit manis akan memperkaya cita rasa dan menambah kenikmatan berbagai olahan makanan dan minuman. Jika Anda sering mengalami kurang nafsu makan, misalnya karena kondisi tertentu, cobalah konsumsi hidangan coconut milk yang dapat meningkatkan selera makan.

Beberapa contoh hidangan lezat dari coconut milk adalah sayur santan, soto ayam kuah santan, sayur labu siam, dan sayur oyong kuah kuning. Mencampur coconut milk dengan minuman, seperti kopi atau teh, juga akan menghasilkan rasa yang unik dan gurih.

2. Menguatkan imunitas tubuh

Kelapa kaya akan kandungan asam laurat serta senyawa fenolik yang memiliki sifat antioksidan dan antiradang. Kedua kandungan tersebut ditemukan paling banyak di coconut milk dibandingkan jenis susu nabati lain, seperti almond milk atau oat milk. Zat ini membantu tubuh dalam melawan infeksi dan mengurangi peradangan di dalam tubuh.

Selain itu, memilih produk coconut milk yang diperkaya dengan mineral dan vitamin juga bisa mendukung imunitas tubuh yang kuat. Dengan imun yang kuat, tubuh pun tidak mudah jatuh sakit.

3. Meningkatkan stamina

Coconut milk kaya akan kalori dan elektrolit yang dapat meningkatkan stamina. Tidak heran, makanan atau minuman yang mengandung coconut milk sering menjadi pilihan bagi olahragawan.

4. Mendukung penambahan berat badan

Produk berbahan dasar kelapa, termasuk coconut milk, umumnya mengandung lemak dan kalori yang tinggi. Konsumsi coconut milk secara teratur bisa mendukung penambahan berat badan, apalagi bila dikombinasikan dengan pola makan tinggi lemak dan karbohidrat. Ini bermanfaat jika Anda sedang menjalani program penambahan berat badan.

Namun, jika Anda justru takut berat badan bertambah, pilihlah produk coconut milk yang memiliki persentase lemak terendah. Oleh karena itu, sebelum membeli produk coconut milk, pastikan Anda membaca nilai nutrisi pada kemasannya.

Selain membelinya di supermarket, Anda juga dapat membuat coconut milk sendiri. Siapkanlah daging kelapa tua yang masih segar, parut daging kelapa tersebut menggunakan parutan atau blender, kemudian tambahkan air hangat. Lalu, peras parutan daging kelapa menggunakan saringan sampai santan keluar.

Nah, air santan yang keluar pertama kali ini bisa disebut santan yang kental. Anda bisa menambahkan air lagi ke daging kelapa yang sudah diperas untuk mendapatkan konsistensi air santan yang lebih encer sesuai dengan kebutuhan. Santan yang encer inilah yang sering disebut sebagai coconut milk.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, coconut milk juga tidak dianjurkan untuk diminum langsung layaknya susu biasa. Mencampurkan sekitar 1–2 sendok makan coconut milk umumnya sudah cukup untuk menambah rasa kelapa yang gurih pada berbagai hidangan makanan dan minuman.

Jika setelah Anda mengonsumsi coconut milk secara langsung atau makanan dan minuman dengan bahan dasar santan kemudian mengalami gangguan pencernaan, seperti sakit perut, mual, atau muntah, sebaiknya segera hentikan pemakaiannya. Bila keluhan terus berlanjut, konsultasilah ke dokter. (sumber: alodokter.com)(dpt/nvn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *